Powered By Blogger

Jumat, 24 November 2017

Algoritma Genetika

Algoritma genetika adalah algoritma yang berusaha menerapkan pemahaman mengenai evolusi alamiah pada tugas-tugas pemecahanmasalah (problem solving). Pendekatan yang diambil oleh algoritma ini adalah dengan menggabungkan secara acak berbagai pilihan solusi terbaik di dalam suatu kumpulan (populasi) untuk mendapatkan generasi solusi terbaik berikutnya yaitu pada suatu kondisi yang memaksimalkan kecocokannya atau lazim disebut fitness.

Ide dasar algoritma genetika adalah mengelola suatu populasi individu yang merepresentasikan kandidat solusi sebuah permasalahan. Secara umum algoritma genetika memiliki lima komponen dasar (Michalewicz, 1996) yaitu:
  1. Representasi genetik dari solusi-solusi masalah.
  2. Cara membentuk populasi awal dari solusi-solusi.
  3. Fungsi evaluasi yang me-rate (rating) solusi-solusi berdasarkan fitness mereka.
  4. Operator-operator genetik yang merubah komposisi genetik dari offspring selama reproduksi.
  5. Nilai-nilai untuk parameter algoritma genetika.
Algoritma me-maintain populasi individu-individu untuk setiap generasi. Masing-masing individu menyatakan solusi yang potensial untuk masalah yang dihadapi. Masing-masing individu di-evaluasi untuk memberi ukuran fitness-nya. Nilai fitness adalah nilai yang menunjukkan drajat ketangguhan kromosom dalam beradaptasi terhadap masalah.
Salah satu aplikasi algoritma genetika adalah pada permasalahan optimasi, yaitu mendapatkan suatu nilai solusi optimal terhadap suatu permasalahan yang mempunyai banyak kemungkinan solusi. Daya tarik algoritma genetika terletak pada kesederhanaan dan pada kemampuan untuk mencari solusi yang baik dan cepat untuk masalah yang komplek.

3 komentar:

  1. Terima kasih kak telah menggunakan jasa komentar kami, bila ada kata kata yang kurang berkenan mohon dimaafkan. Terima Kasih

    untuk info jenis jenis jasa kami
    bisa hubungi : 911

    BalasHapus
  2. Ini sangat bermanfaat kak, bagi tugas saya

    BalasHapus